DATA FLOW DIAGRAM (DFD) /
DFD sering digunakan untuk menggambarkan
suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara
logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir
(misalnya lewat telepon, surat dan sebagainya) atau lingkungan fisik dimana
data tersebut akan disimpan (misalnya file kartu, microfile, hard disk, tape,
diskette da lain sebagainya). DFD merupakan alat yang akan digunakan pada
metodologi pengembangan sistem yang terstruktur (struktured analisys and
design). DFD merupakan alat yang cukup populer sekarang ini, karena dapat
menggambarkan arus data di dalam sistem dengan struktur. DFD merupakan
dokumentasi dadi sistem yang baik.
Tiga alasan yang
menyebabkan sebaiknya dilakukan pemodelan sistem, yaitu:
o
Dapat
melakukan perhatian pada hal-hal penting dalam sistem tanpa mesti terlibat
terlalu jauh.
o
Mendiskusikan
perubahan dan koreksi terhadap kebutuhan pemakai dengan resiko dan biaya
minimal.
o
Menguji
pengertian penganalisa sistem terhadap kebutuhan pemakai dan membantu pendesain
sistem dan pemrogram membangun sistem.
Tetapi ada banyak bentuk model yang dapat
digunakan dalam perancangan sistem antara lain model narasi, model prototype,
model grafis dan lain-lain. Dalam hal ini tidak jadi masalah model mana yang akan
digunakan, yang jelas harus mampu merepresentasikan visualisasi bentuk sistem
yang diinginkan pemakai, karena sistem akhir yang dibuat bagi pemakai akan
diturunkan dari model tersebut.
Simbol yang digunakan :
External
Entity (Kesatuan Luar)
kesatuan
diluar sistem yang akan memberikan input
atau menerima output dari sistem, dapat berupa orang, organisasi, sumber
informasi lain atau penerima akhir dari suatu laporan. Bentuk dari eksternal
entity diantaranya adalah sebagai berikut:
o Suatu kantor, departemen atau divisi
dalam perusahaan tetapi di luar sistem yang sedang dikembangkan.
o Orang/sekelompok orang di organisasi
tetapi di luar sistem yang sedang dikembangkan
o Suatu organisasi atau orang yang
berada di luar organisasi seperti misalnya langganan, pemasok, dll.
o Sistem informasi yang lain di luar
sistem yang sedang dikembangkan
o Sumber asli dari suatu transaksi
o Penerima akhir dari suatu laporan yagn
dihasilkan oleh sistem
Data Flow (Arus Data)
Disimbolkan dengan anak panah, dimana arus data mengalir diantara proses,
simpanan data. Arus data ini menunjukkan arus dari data yang dapat berupa
masukan untuk sistem atau hasil dari proses sisem dan dapat berbentuk sebagai
berikut :
•
Formulir atau dokumen yang digunakan perusahaan
•
Laporan
tercetak yang dihasilkan sistem
•
Output
dilayar komputer
•
Masukan
untuk komputer
•
Komunikasi
ucapan
•
Surat
atau memo
•
Data
yang dibaca atau direkam di file
•
Suatu
isian yang dicatat pada buku agenda
•
Transmisi
data dari suatu komputer ke komputer lain
Konsep dari Data Flow :
1. Konsep
paket dari data (packet of data) Bila dua atau lebih data mengalir dari suatu
sumber yang sama ke tujuan yang sama, maka harus dianggap sebagai suatu arus
data tunggal.
2. Konsep arus
data menyebar (diverging data flow) Menunjukkan sejumlah tembusan dari arus
data yang sama dari sumber yang sama ke tujuan yang berbeda.
3. Konsep arus
data mengumpul (converging data flow) Menunjukkan beberapa arus data yang
berbeda dari sumber yang berbeda bergabung bersama-sama menuju ke tujuan yang
sama.
4. Konsep
suber dan tujuan arus data Semua arus data harus dihasilkan dari suatu proses
atau menuju ke suatu proses (dapat salah satu atau kedua-duanya, yaitu berasal
dari suatu proses menuju ke bukan suatu proses atau berasal dari bukan suatu
proses menuju ke suatu proses atau berasal dari suatu proses dan menuju ke
suatu proses). Konsep ini penting karena arus data adalah salah satu dari hasil
suatu proses atau akan digunakan untuk melakukan suatu proses.
untuk lebih jelas lagi silahkan download disini Materi RPL
